skip to main |
skip to sidebar
Cerita istimewa ini dimulai
ketika saya, dia, mereka, dan KITA SELAMANYA dipertemukan dan dipersatukan di
sebuah tempat yang bernama d’Eleven Sains Three Class atau dikenal dengan
d’VENSARELAS. Yups! d’Vensarelas adalah sebuah kelas yang terdiri dari berbagai
macam makhluk yang khusus didatangkan dari berbaga penjuru kelas X dengan
kepribadian yang berbeda-beda, mulai dari yang ultra rajin sampai yang ultra
pato, mulai dari yang antikom sampai manikom, mulai dari yang apatis sampai
yang autis, mulai dari yang manis sampai yang sadis, all in one pokoknya.
D’vensarelas merupakan kelas yang
unik, mungkin satu-satunya kelas yang kalo lagi butuh temen ketawa, ada. Kalo
lagi butuh temen pencerahan batin, ada. Lagi butuh smart jokes, ada. Lagi butuh
hiburan, ada. Lagi butuh pinjeman laptop, ada. Lagi butuh bimbel tambahan
gratis, ada. Lagi butuh temen pulang sekolah, ada. Bahkan kalo lagi butuh temen
ke toilet pun ada. Lengkap deh kayak took serba ada.
D’vensarelas, the name of the
millions of stories.We will never forget this name ever after. Walaupun awalnya
agak susah untuk kita bisa kompak karena berbeda sifat dan latar belakang.
Namun disinilah persahabatan kita dibentuk.
Ada banyak hal yang telah terjadi
dikelas ini, mulai dari kompak-kompakan, persaingan, marah-marahan, perang
dingin, perang panas, kesedihan, kebahagiaan, kegalauan, bahkan percintaan.
Semua tlah kita lalui bersama, yang ngebuat kita makin akrab dan kompak.
Yang paling seru di zaman ini
yaitu ketika kenaikan, yangmana kami sempat ingin dipisahkan secara paksa oleh
pihak sekolah. Namun, kami bersikeras ingin kelas kami tetap dengan anggota
yang sama. Akhirnya, setelah sebelumnya melalui perjuangan yang cukup pendek
melalui kolaborasi yang intens dengan warga S.I.D, dan secara tegas menyatakan
kepada pihak sekolah bahwa kami tak ingin dipisahkan. It’s look awesome from
us.
Diawal memasuki era tahun
terakhir, alias kelas XII. Kami lebih banyak berinteraksi dengan warga sekelas.
dikelas baru ini, ada beberapa momen yang ngebuat kami makin solid, salah
satunya kelas kami diintimidasi oleh kelas tetangga yang kebetulan
berseberangan ideology.
Akhirnya satu persatu cerita,
peristiwa telah kita lalui bersama. Senyum, canda, tangis,
tawa, suka, duka dan
luka, semua melebur jadi satu. That was the moment a part of sweet memory. Pada
akhirnya apapun kenangan itu, kenangan tinggalah kenangan. Dan setiap kenangan
itu takkan terulang persis sama seperti dahulu. Namun, kenangan bukanlah untuk
dilupakan. Biarkan menjadi sebuah kisah yang akan selalu kita kenang dan
banggakan kepada anak cucu kita kelak. Disinilah kita mengerti arti sebuah
persahabatan.